Artikel Seri Smart Desa : Bumdes Academy Hadir Menyambut Akademi Desa 4.0

PENDAHULUAN

Dalam rangka mengamankan penggunaan dana desa maka pemerintah melalui meteri terkait dalam hal ini Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi membuat suatu terobosan baru di bidang Sistem dan Teknologi Informasi untuk Desa.

Penyaluran Dana Desa yang terus meningkat dari tahun 2015 sebesar 20,67 Triliun dan sampai tahun 2018 meningkat sebesar 60 Triliun dan penyerapan per desa mendekati 100%.

Peningkatan Pemanfaatan Dana Desa dari tahun 2015-2017 digunakan untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat dan  meningkatkan  kualitas hidup masyarakat desa.

Empat Kegiatan Prioritas Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi adalah :

  1. PRUKUDES (Produk Unggulan Kawasan Desa)
  2. Embung Desa
  3. BUMDES (Badan Usaha Milik Desa)
  4. RAGA DESA (Sarana Olah Raga Desa)

Salah satu dari Prioritas kegiatan tersebut adalah BUMDES dimana pada tahun 2014 jumlah BUMDES hanya 1.022 unit tapi di akhir tahun 2017 meningkat drastis menjadi 32.249 unit. Untuk itu BUMDes perlu dukungan permodalan dan market share bisnis, SDM pengelola juga masih membutuhkan pelatihan manajemen operasional usaha, teknologi dan penguatan etika usaha agar terhindar dari potensi “moral hazard” kelompok tertentu.

LATAR BELAKANG AKADEMI DESA 4.0

Dalam Making Indonesia 4.0 telah disusun strategi dan peta jalan Revolusi Industri 4.0. Sebagai perbandingan Revolusi Industri 1.0 dicirikan tumbuhnya mekanisasi dan energi berbasis uap dan air.

Terdapat prioritas nasional yang akan berpengaruh penting pada Desa :

  1. perbaikan alur aliran barang dan material, contoh nya e-commerce
  2.  mangakomodasi standar standar berkelanjutan
  3. memberdayakan UMKM, termasuk menggunakan teknologi informasi
  4. menarik minat investasi asing
  5. meningkatkan kualitas SDM dengan pelatihan kompetensi yang bersertifikasi
  6. pembangunan ekosistem inovasi, dengan kolaborasi perguruan tinggi dan praktisi desa
  7. insentif untuk investasi teknologi
  8. harmonisasi aturan dan kebijakan, terutama yang berkaitan dengan pembangunan desa

Dari segi anggaran pendapatan desa yang terus meningkat dari 24 triliun tahun 2014 menjadi 102 triliun tahun 2017.

Perubahan menuju Indonesia 4.0 di wilayah desa membutuhkan penguatan SDM. Komputerisasi pada pemerintahan desa telah meningkatkan kebutuhan SDM terlatih sebanyak 2% antara tahun 2015-2016.

Untuk memenuhi kebutuhan kualitas SDM di desa yang mampu menyongsong Indonesia 4.0, serta mengurangi permasalahan pelatihan pelatihan desa yang selama ini dijalankan, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi mendirikan Akademi Desa 4.0

MAKSUD, TUJUAN DAN MANFAAT

Maksud Pendirian Akademi Desa 4.0 Dalam Jangka Panjang :

  1. mewujudkan keberlanjutan ekosistem pengetahuan tentang desa, kawasan perdesaan, tertinggal dan transmigrasi
  2. mempercepat pencapaian kemandirian desa
  3. mempercepat peningkatan kesejahteraan warga desa
  4. mempercepat penurunan kemiskinan warga desa

Tujuan Jangka Pendek Pendirian Akademi Desa 4.0 :

  1.  melakukan standarisasi pembelajaran pembangunan desa di Indonesia
  2. menyediakan sertifikat kompetensi kepada pengelola kegiatan pembangunan desa yang telah teruji kompetensinya
  3. menyediakan akreditasi kepada lembaga yang bekerja sama menjalankan sertifikasi kompetensi pembangunan desa.

Manfaat Jangka Menengah Pendirian Akademi Desa 4.0 :

  1. mempercepat peningkatan kualitas SDM di desa, kawasan perdesaan, tertinggal dan transmigrasi
  2. meningkatkan kualitas pelayanan birokrasi pemerintahan desa kepada masyarakat
  3. mempercepat perkembangan usaha ekonomi desa

Ruang Lingkup Lisensi Akademi Desa 4.0 :

  1. penyelenggaraan urusan pemerintahan di bidang pembangunan desa dan kawasan perdesaan
  2. pemberdayan masyarakat desa
  3. percepatan pembangunan daerah tertinggal, dan transmigrasi

Status Legalitas Akademi Desa 4.0 :

Akademi Desa 4.0 merupakan bagian dari Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi. Lembaga Sertifikasi Profesi ini dibentuk oleh Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi berdasarkan Surat Keputusan Menteri Desa , PDT dan Transmigrasi. Alamat kantor di Jl. TMP Kalibata No. 17, Jakarta Selatan

Kompetensi Keahlian Pembangunan Desa dan Kawasan Perdesaan Meliputi Sub Keahlian :

  1. Penyelenggaraan Pemerintahan Desa dan Kawasan Perdesaan, Dengan sub-sub keahlian :
    • Kepala Desa
    • Sekretaris Desa
    • Perangkat Desa
    • Tenaga Pendukung Desa
  2. Pembagunan Desa dan Kawasan Perdesaan
    • Pengelola kegiatan desa
    • Pengurus Bumdes dan Bumdes Bersama
    • Prukades
    • Pengurus Lembaga Kemasyarakatan Desa
  3. Pemberdayaan Masyarakat Desa
    • Pendamping Masyarakat, desa dan kawasan
    • Penggerak swadaya masyarakat
    • Kader Posyandu
    • Pengurus PKK
  4. Pembangunan Daerah Tertinggal
    • Pendamping Daerah Tertinggal
    • Tim Pengelolaan daerah Tertinggal
  5. Pembangunan Daerah Transmigrasi
    • Pendamping Daerah Transmigrasi
    • Tim Pengelola Kegiatan Daerah Transmigrasi
  6. Pembangunan Daerah Tertentu
    • Pendamping Daerah Perbatasan, terpencil, rawan bencana, dan konflik
    • Tim Pengelola Daerah Perbatasan, terpencil, rawan bencana, dan konflik

APA ITU BUMDES ACADEMY

Bumdes Academy adalah media untuk menempah calon-calon Bumdes Prenuer secara berkala untuk menjadi pengusaha yang Smart dalam mencapai bumdes yang maju dan Sukses sehingga bumdes mampu membangun ekonomi  Desa yang maju sejahtera dan Mandiri.

Smart :

Mampu mengelola Bumdes dengan memiliki Visi dan Misi yang jelas, spesifik, terukur dan dapat dicapai.

Sukses :

Mampu mengelola Sumber Daya yang ada di Desa secara produktif , masif dan berkesinambungan.

Mandiri :

Menjadi tulang punggung dalam membangun Desa yang Makmur Maju dan Sejahtera.

TOUR BUSINESS

Kunjungan bisnis dalam rangka Belajar langsung dengan yang ahli. Dalam mengelola bisnis perlu adanya konsep amati, tiru dan modifikasi yang nantinya bisa di duplikasi dalam bisnis Bumdes nya sehingga meminimalisir kegagalan, karena sudah belajar dan melihat langsung cara kerja dari orang yang sudah sukses dan menjalani.

WORKSHOP PROGRAM

Dilaksanakan secara terjadwal setiap perbulannya selama satu tahun untuk peningkatan keterampilan yang dibutuhkan pelaku bisnis Bumdes dalam mengelola dan memajukan usaha Bumdes.

ACADEMY PROGRAM

Program inkubator bagi para calon Bumdes Preneur  dengan waktu 3 – 6 bulan untuk menempah dan mematangkan ilmu manajemen bisnis atau yang dikenal  4 pilar bisnis  dari akademisi maupun praktisi yang  sudah kompeten di dalam ilmu manajemen.

Diharapkan dengan adanya Program TOT Bumdes Academy dapat mendukung Program Akademi Desa 4.0 dari Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi sehingga Maksut, Tujuan dan Manfaat yang dibuat dapat tercapai untuk kemajuan dan kemakmuran Masyarakat Desa.

Penulis : Abdul Kadir Syamsuir (Konsultan IT Independen & Technopreuneur)